Kejar Tayang RUU Ketenagakerjaan: Dunia Kerja Beragam, Perlindungan Harus untuk Semua
RUU Ketenagakerjaan lagi kejar tayang!
Waktu tinggal dua bulan menuju 31 Oktober 2026. Tapi pertanyaannya: kalau waktu mepet, apakah perlindungannya boleh dibuat ugal-ugalan?
Dunia kerja hari ini sudah jauh lebih beragam. Ada pekerja tetap, kontrak, freelancer, pekerja transportasi daring, pekerja kampus, pekerja medis, pekerja media dan kreatif, serta berbagai bentuk kerja lainnya dengan beragam identitas, pekerja perempuan, pekerja disabilitas serta pekerja ragam gender dan seksualitas.
Kerja dan identitasnya boleh beragam. Tapi, perlindungan harus ada untuk semua.
Jangan sampai karena kejar tayang, kita hanya sibuk mengejar pengesahan, tetapi lupa memastikan siapa saja yang akan dilindungi.
Sebelum RUU ini benar-benar masuk garis akhir, yuk ikut membicarakan, mengawal, dan memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal.
Koalisi Rakyat untuk Kerja Layak mengundang kamu dalam:
KEJAR TAYANG RUU KETENAGAKERJAAN
Dunia Kerja Beragam, Perlindungan Harus untuk Semua
Hari & tanggal: Minggu, 9 Agustus 2026
Pukul: 14.00–16.00 WIB
Daring melalui: https://us02web.zoom.us/j/86370471518?pwd=WaCFnCT7ZQbIlqbLbq6s9bsiMIGPos.1
Narasumber:
- Ajeng Anggraeni — Perempuan Mahardhika
- Raymond J. Kusnadi - SPAI
- Dhia Al Uyun — Serikat Pekerja Kampus
- dr. Roy Sihotang — Federasi Serikat Pekerja Medis dan Kesehatan Indonesia
- Ambrosius Emilio — Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi
Dua bulan bukan waktu yang panjang.
Jangan biarkan RUU Ketenagakerjaan kejar tayang tanpa kejar perlindungan.
Mari pastikan bersama bahwa yang dikejar bukan sekadar tayangnya, tetapi pelindungannya.
#KerjaLayakUntukSemua #RUUKetenagakerjaan #PerlindunganPekerja #KoalisiRakyatUntukKerjaLayak
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!