Serikat Pekerja Kampus Bergabung dalam Aksi Simbolik Duka Cita di Universitas Airlangga
Serikat Pekerja Kampus bergabung dalam aksi simbolik duka cita atas meninggalnya 5 calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang meninggal saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
Kelima korban tersebut adalah Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari. Anisa Muyassaroh diketahui merupakan alumnus Unair.
Aksi berkabung ini berlangsung Kampus B Universitas Airlangga, Gubeng, Kota Surabaya pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 18.00 - selesai.
Empat tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi simbolik tersebut:
- Pemerintah transparan terhadap kronologi dan penyebab lima korban meninggal dunia dalam satu rangkaian latihan tersebut.
- Mendesak investigasi independen di luar institusi penyelenggara Latsarmil.
- Pertanggungjawaban pemerintah atas kejadian yang merenggut lima nyawa tersebut.
- Menuntut adanya investigasi secara independen diluar institusi dari penyelenggara latihan dasar militer itu, sehingga masyarakat tahu ada permasalahan dan transparansi yang jelas.
Aksi simbolik ini juga meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun KDMP.